Tampilkan postingan dengan label OPINI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OPINI. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Desember 2014

KAMPANYE ANTI ROKOK vs DIVINE ROKOK KRETEK



“Hidup dan mati yang menentukan Tuhan, merokok tidak ada hubungannya dengan kematian”



Dimulai pada tahun 2004 melalui World Health Organisation (WHO) yang mendeklarasikan Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) yang diikuti peningkatan gerakan anti tembakau global. Pada kongres Amerika Serikat menyatakan  “Tobacco and Tobacco Products at a Crossroads in the 21th Century”, yang artinya Tembakau dan Produk Tembakau akan berada pada persimpangan jalan pada abad 21.

MENINGKATKAN MUTU TEMBAKAU MELALUI BENIH YANG UNGGUL




Tanaman tembakau merupakan salah satu komoditas strategis perkebunan rakyat. Di Indonesia peran tembakau bagi masyarakat cukup besar, selain menjadi sumber penghasilan terbesar petani, tembakau juga mampu menyerap tenaga kerja dan menjadi sumber penerimaan Negara dari cukai serta dampak ganda (multiplier effect) yang cukup luas, misalnya aktivitas angkutan, industri kreatif, dan sektor non formal yang lain.

MENCETAK KADER PMII YANG ULUL ALBAB


Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang sampai hari ini mendeklarasikan dirinya sebagai lembaga kaderisasi (pendidikan) harus mampu mengorientasikan seluruh aktivitas organisasinya demi terwujudnya pendidikan yang merata. Pendidikan tersebut diharapkan mampu menyentuh aspek Kognitif (pengetahuan), Afektif (sikap,nilai), dan Psikomotorik (keterampilan). Maka harus dapat dipastikan bahwa seluruh Pendidikan informal, non formal dan formal PMII, baik itu Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA), Pelatihan Kader Dasar (PKD), dan Pelatihan Kader Lanjut (PKL) harus semaksimal mungkin diarahkan demi terwujudnya ketiga aspek diatas.

Senin, 17 Oktober 2011

PUDARNYA BUDAYA MAHASISWA DALAM MEMBACA


            Sebagai mahasiswa yang terkenal dengan predikat luhurnya yaitu “ Mahasiswa Agent Of Change “, baginya kegiatan membaca tidak bisa di tinggalkan begitu saja. Sebab, membaca merupakan jendela dunia untuk mengetahui sesuatu yang belum kita (baca: mahasiswa) ketahui dan membaca juga merupakan satu-satunya jalan kita untuk mendapatkan dan menambah pengetahuan dan gagasan baru, juga merupakan proses kita dalam berpikir secara kritis dan sistematis.

HILANGNYA KESADARAN BELAJAR DI KOTA MALANG


“ Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan ”
(Mario Teguh)
            Belajar merupakan sebuah kegiatan yang membantu terhadap proses pencapaian cita-cita atau keinginan baik yang jangkanya pendek maupun panjang. Kegiatan belajar adalah harga mati dan tidak dapat ditinggalkan bagi orang yang ingin mengembangkan skill dan potensi yang ada dalam dirinya. Sebaik apapun skill dan potensi yang dimiliki kita tanpa didukung dengan belajar akan jadi sia-sia dan akan hilang dengan sendirinya. Untuk mengembangkan dan menjadikan belajar sebagai kebutuhan sehari-hari sebagaimana makan bagi kelangsungan hidup kita, imembutuhkan kesadaran yang lebih dalam diri kita masing-masing.

Senin, 10 Oktober 2011

MEMBACA EKSISTENSI MAHASISWA SAAT INI (Sebuah kritikan konstruktif terhadap mahasiswa)

            Predikat luhur yang dimiliki seorang mahasiswa adalah sebagai agen perubahan (Agent Of Change) dalam mencapai titik tumpu kemajuan dan perkembangan kehidupan bangsa dan negara. Mahasiswa merupakan satu-satunya alat dan harapan masa depan bangsa untuk mengawali perubahan dalam mencapai kemajuan yang utuh.

Minggu, 09 Oktober 2011

PENDIDIKAN DAN PELUANG KARJA


“Barang siapa yang menginginkan kebahagian di dunia dengan ilmu, barang siapa yang mendambakan kebahagian di akhirat maka dengan ilmu & barang siapa di dunia  & di akhirat ingin bahagia maka dengan ilmu “
(Ilya’ Ulumuddin Al-Ghazali)
            Dari adagium yang dikatakan oleh Al-Ghazali di atas, ilmu atau pendidikan adalah kunci paling utama untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan di akhirat serta dengan pendidikan pula harkat dan martabat manusia dapat terangkat. Sebab, salah satu tujuan pendidikan itu sendiri ialah memanusiakan manusia.

Sabtu, 08 Oktober 2011

UPAYA MEWUJUDKAN MAHASISWA DALAM TULIS MENULIS


“ Menulislah, selama engkau tidak menulis, engkau akan hilang dari dalam masyarakat dan dari pusaran sejarah. Sebab, dengan menulis berarti kita telah menyisakan kenangan yang cukup berarti bagi generasi kita kelak “
(Pramoedya Ananta Toer)
            Berbicara masalah tulis menulis, saya kira menjadi sebuah diskursus yang sudah tidak asing dan menarik lagi dalam benak para pembaca (baca : mahasiswa) karena selama kita menyandang gelar mahasiswa di tuntut untuk memiliki keterampilan dalam tulis menulis atau bahkan hukumnya bisa dikatakan wajib, sebab dalam dunia kampus mahasiswa kerapkali di suguhi dan di cekoki dengan berbagai tugas seperti membuat makalah, laporan hasil baik PKL maupun praktikum, resensi, serta resume.